Pesta Kebun; Kambing Guling dan Nasi Kebuli

Pekan ini sepertinya sedang marak silaturahmi Idul Fitri atau halal bihalal di mana-mana. Lingkungan kami termasuk salah satunya. Hari Senin (22/10) kemarin sebuah acara silaturahmi dalam konsep pesta kebun digelar di salah satu rumah yang berada di dataran tinggi kota Bandung. Acara dihadiri juga oleh tim dari SDDN, Dims, dan undangan lainnya.

“Suasana pesta kebun (atas), dan persiapan kambing guling (bawah) [indrakh]”

Seperti tahun sebelumnya menu andalan kali ini adalah kambing guling. Hanya bedanya menu kemarin lebih mantap dengan tambahan nasi kebuli, dan laksa ayam yang dicampur dengan udang, lontong, bihun, telur rebus, dan emping. Selain itu ada juga aneka buah-buahan, jus stroberi, es kelapa muda dan kue-kue. Semua menu yang disajikan benar-benar membuat ngiler.

“Nasi kebuli dan laksa ayam plus udang (indrakh)”

Seusai acara inti, sebagian besar yang hadir di acara tersebut tampaknya sudah membidik kambing guling sebagai santapan awal. Sayang saat itu daging belum siap disajikan. Sambil menunggu akhirnya banyak yang memilih menyantap nasi kebuli dan makanan lainnya terlebih dulu sebagai selingan. Ketika kambing guling sudah siap saji, benar saja, orang banyak yang menyerbu menu tersebut tanpa dikomando. Lihat saja gambar di bawah ini.

“Sebagian peminat kambing guling sedang menunggu giliran (indrakh)”

Ketika dicicipi ternyata memang mantab, dagingnya empuk dan bau kambingnya tidak tercium. Saat dicampur nasi kebuli, wueeeh pokoknya pedo dan cudem pisan (baca: lezat). Oh, iya kambing guling ini dipesan rekan saya Rois dari PD Ni’mah yang berada di Jl. Sunda, Bandung. Bila ada yang belum puas menatap gambar ini dan penasaran ingin mencicipi, silahkan pesan ke sana😀

Tulisan dan foto-foto lainnya bisa dilihat di blognya pak Budi, dan Yan.

17 Komentar

Filed under food and drink, kuliner, lebaran, makanan

17 responses to “Pesta Kebun; Kambing Guling dan Nasi Kebuli

  1. /* pertamax plus Rp 6.400/liter */

  2. Rully

    gleks.
    oks bangget lah.:mrgreen:

    @ Rully: yoii😀

  3. iffata

    Gambar2nya keren😀 terkesan “niat”, menyeluruh namun tidak serampangan. Gak sia2 mas indra sekarang ber-kamera😉

    @ iffata: hehehe, lumayanlah daripada gak ada skrinsyut-nya. Untuk menghindari isyu😀

  4. Lagi2 tahun ini tidak bisa datang😦

    @ Rayyan: waaah iya nih, saya cari-cari Mas Rayyan kemarin ternyata tidak ada. Harus nunggu setahun lagi dong😀

  5. Iya semoga thaun depan, ada acara kambing guling lagi di Bojong Koneng😛

    @ Rayyan: mudah2an kambing gulingnya tambah banyak😀

  6. kambing guling? wah bener-bener mbikin ngiler!

    ditempat saya, nggak ada yg jualan kambing guling
    kalo pesannya ke Bandung, sampai sini takutnya kambingnya hidup lagi!

    @ peyek: berarti harus ada kambing guling instantdalam kemasan untuk dikirim ke Gresik, hehe

  7. Evy

    wah bagi2 dong nasi kebuli nya, aku paling suka kambing guling tpai bukan guling2 sama kambing, maaf lahir bathin ya ndra…

    @ Evy: wah coba bu dokter kemarin lagi ada di Bandung, pasti tak undang ke sini😀 maaf lahir bathin juga

  8. epa

    wiks….sepertinya enak tu, makannya lengkap oi…..

    @ epa: mantab surantab, lezat sulezat, oks banged🙂 salam kenal, trims sudah mampir.

  9. wadaaaaw…. nyem nyem nyem nyem
    coba itu kambing gulingnya bisa di-download jadi kambing guling beneran ya? Huehehehehe…..
    wah pasti acaranya seru tuh ya!🙂

    @ Yari NK: wah mantap pak, hehe

  10. enggar

    Hihihi, kali ini tidak tergoda ah, soalnya daku tak doyan daging kambing. Dulu waktu kecil pernah liat pemotongan daging korban di hari Idul Adha, dan sempat kejatuhan darah daging kambing. Langsung trauma🙂

    @ enggar: kalau ada kiriman daging kambing kirim saja ke saya, mbak, hehe

  11. Satu kata;
    NGILEEERR..😛

    @ qzink666: salam kenal. Daging kambingnya memang luezat banged, mas, hehe

  12. whuaaa asyik pisan kang…eh minggon2 kamari basa sasih shiam simkuring ngabuburit oge di masjid raya bandung teh hehe.

    kang hapunteun sabudaya kalepatan simkuringnya
    wilujeung boboran shiam kangge sakulawargi🙂

    @ liezmaya: weleh sip atuh teh, nyaan pisan nya Bandung heurin ku tangtung😦

    Sami-sami, neda dihapunten lahir bathin, teh.

  13. Pokoknya seru dan puas lah. Saya sampai nggak berani nambah lagi kambingnya (karena sudah beberapa kali nambah – he he he).

    @ Budi Rahardjo: Nambah berapa kali pun pasti nagih terus, hehe

  14. kalo kemrn diajak pasti aqu mau pak..he..he sebab menunya luar biasa..

    @ andri: hehe😀

  15. Waduh kang Indra ini, benar² penikmat makanan sejati. Sangat jeli memotret tingkah polah manusia yang tengah menikmati saat² istimewa. Pembaca dan saya juga jadi ngiler melihat kambung diguling²kan. Apalagi ada Nasi Kebuli…🙂

    @ Kurtubi: saya bagian motret, orang lain bagian kenyangnya😀

  16. hmmm..jadi laper Kang…eh ya maaf lahir ya batin yaaa:)

    @ gies: silahkan…jangan malu-malu, hehe. Maaf lahir bathin juga🙂

  17. sddn ? kok ngga ada photo yudhi ya ? yudhi sakkautama …

    @ budhiaiko: Yudhi tuh kebetulan gak dateng pada acara tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s