Kue Balok

Dua dekade lampau jika saya berjalan kaki dari Pagarsih menuju Dulatip lewat ke Astanaanyar untuk pergi ke sekolah, pedagang kue balok masih banyak saya lihat. Dulu, penganan yang satu ini sering juga orang menyebutnya sebagai kue tukang becak, karena pada pagi hari biasanya banyak tukang becak yang sarapan di kedai-kedai kue balok.

Kue Balok, Cetakan, dan Anglo (dok - indra kh)

Ada juga yang menyebut kue ini sebagai kue Jibeuh alias hiji oge seubeuh (satu juga kenyang). Yang pasti kue ini memang khas Parahyangan. Entah muncul dari daerah mana aslinya. Ada yang menyebut Garut, namun ada juga yang menyebut kue ini asli Bandung.

Saya merasa sedikit nostalgia dan tertarik untuk menulis cerita tentang penganan ini ketika menemukan pedagang kue balok di Pasar Lembang. Kue balok ini rata-rata dijual 1000 Rupiah per buah.

Menikmati kue balok sebenarnya paling pas jika ditemani kopi atau teh panas. Sebaiknya sih kopi atau tehnya jangan terlalu manis, karena kue balok ini sudah ada rasa manis, meskipun sedikit. Orang biasanya memakan kue ini dengan dicelupkan kue ini ke dalam kopi atau teh. Ketika masuk ke mulut dijamin mantap, enak surenakk lah!.

Adonan Kue Balok Sebelum Ditutup Anglo (dok - indra kh)

Kue ini sepintas mirip dengan kue pukis, hanya ukurannya lebih besar.  Adonan kue ini terdiri dari tepung terigu, telur, mentega, gula putih, dan soda kue. Cara masaknya sedikit unik, karena adonannya harus dipanaskan dari atas maupun dari arah bawah cetakannya. Jika adonan sudah masuk ke cetakan selanjutnya di atas cetakan tersebut ditutup dengan menggunakan anglo yang telah diisi dengan arang panas. Karena cara memasaknya seperti ini rasa kue balok biasanya empuk di dalam namun atasnya agak keras krenyes-krenyes.

Pedagang Kue Balok di Pasar Lembang (dok - indra kh)

Selain di Pasar Lembang, beberapa penjual kue balok saat ini memang masih bisa ditemui di Kota Bandung, namun tidak sebanyak dulu. Saya pernah melihatnya di RM. Bancakan, Jalan Moh Toha dekat Polsekta Regol,  dekat Toko Tas Elizabeth Astanaanyar, Cibadak, dan Jalan Puter. Mungkin diantara Anda masih punya info lainnya.

Konon saat ini sudah ada penjual kue balok yang melakukan inovasi dengan menyajikan kue balok dalam berbagai rasa seperti rasa cokelat, kacang, susu, atau keju, namun saya belum pernah mencobanya.

Pernah punya kesan atau pengalaman tentang penganan yang satu ini?

About these ads

11 Komentar

Filed under jajanan, kuliner, makanan

11 responses to “Kue Balok

  1. aswadiwarman

    setahu saya bandar besar kue balok itu tinggal di jl cikendi hegarmanah bandung. beliau tinggal persis dekat dengan masjid di jalan tersebut.

    • Carrel

      kang warman pami tiasa saha nami na, margi abi niat usaha kangge ngamajukeun citra kue balok janten kue khas jajanan bandung deui siga kapungkur jaman kolot baheula….diantos infona nuhun…wassalam

      • Edwin

        Bapa/Ibu sadayana..
        Punten pisan, abdi oge “penggemar” kue balok….manawi aya nu gaduh “resepna:…punten pisan diantosan yeuh ku abdi…
        Hoyong pisan ngembangkeun kueh ieu di Batam.
        Hatur nuhun.

    • asep dedi hermawan

      atuh jln cikendi hegarmanah mah cakeut bumi abdi kang, tapi naha abdi teu terangnya.hhe nyuhunkeun infona. nuhun

  2. hari..

    Bapa/Ibu sadayana..
    manawi aya anu gaduh resep sareng dimana milari setakan na …
    diantos info na……
    hatur nuhun

  3. chimot

    lagi ngidam niyy…pengen banget kue balok anget….

  4. keu balok jayagiri

    jl.jayagiri

  5. saya juga penggemar kue balok, waktu kecil pagi2 depan toko belitung di ahmad yani cicadas…..rindu, yang punya resep boleh bagi2 , soalnya baru hari ini saya beli cetakan tapi sudah modern pakai teflon dari teman saya

  6. Deni

    Di buah batu samping alfamart oge aya,namina kue Balok ma oyoh,aneka rasa aya..raos pisan

  7. Erwin

    kue balok paling enak mnurut saya ya di lembang itu, tempat mangkal pesepeda. dimasak matang ato setengah matang tetep enak…

  8. enak sekali rasanya, jadi pingin

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s